0813 8365 0665
0813 8365 0665
7D366BC3
0813 8365 0665
pcs

Siapa Generasi Yang akan Mewarisi Batik Lasem

25th November 2013

Naomi Susilowati Setiono (49) tanpa sungkan berjongkok di depan murid sekolah dasar yang tengah mengikuti lomba batik. Kemudian, tangan perempuan yang identik dengan kalungan syal di leher itu bergerak lembut menuntun canting murid sekolah dasar itu menyusuri kain mori putih. ”Kalau malam-nya terlalu panas, canting memang sulit untuk digoreskan di atas kanvas,” ujarnya.

Kemudian setelah anak itu mulai agak terbiasa memegang canting, pengusaha batik tulis lasem Maranatha ini beranjak melihat siswa lain yang juga tengah mengoreskan canting. ”Bagaimanapun, anak-anak harus mulai dikenalkan dengan batik. Karena mereka-lah nanti yang akan mewarisi batik,” kata lulusan Sekolah Tinggi Theologia Lawang ini.
Karena keinginannya untuk mengembangkan potensi anak muda pula, membuat salah satu pengusaha batik lasem yang disegani ini enggan untuk menitipkan batiknya di show room batik lasem yang berada di Gedung PDAM Rembang. ”Biarlah anak-anak muda yang memanfaatkan fasilitas yang ada. Saya tak berada di luar saja,” papar dia.
Berada di luar yang dimaksud oleh ibu dari Priskila Renny dan Gabriel Alvin Prianto ini adalah memasarkan batik lasem ke luar daerah hingga ke luar negeri. Tercatat sejumlah negara seperti Cina, Australia, Jepang dan Singapura menjadi pelangan tetap batik tulis Maranatha-nya. Bahkan bulan November mendatang Naomi mendapatkan kesempatan untuk pertamakalinya menyentuh Dubai Global Village  (DGV), salah satu pameran handycraft terbesar di dunia. ”Saya diundang untuk memamerkan batik lasem di DGV itu. Saya harap, dari even ini batik lasem bisa merambah ke pasaran Eropa,” terang alumnus Sekolah Menengah Apoteker Theresiana Semarang ini.
Kerja Keras
Kesuksesan di dunia batik yang dirasakan Naomi saat ini bukanlah datang dengan tiba-tiba. Namun, kesuksesan itu datang dari menanam kerja keras yang luar biasa sepanjang hidupnya. Warga Desa Karangturi Kecamatan Lasem ini sebelum menjadi pengusaha sukses pernah jatuh bangun menjadi buruh cuci, buruh rokok hingga menjadi kernet bus jurusan Semarang – Lasem. Hingga di tahun 1990, orang tuanya memilih untuk menetap bersama dengan anaknya di Jakarta. Usaha Batik Maranatha yang merupakan warisan bapaknya Ong Liang Djie ( putra Ong Oen Hwie dan cucu dari pendiri batik tulis lasem tahun 1880-an Ong Jok Thai) – pun terbengkalai. Naomi kemudian memberanikan diri untuk merintis usaha keluarga itu.
Meski sudah sukses dengan usaha mengembangkan batik lasem, namun Naomi mengaku masih masgul. Selain belum bisa membuka pasar Eropa, dia juga mengaku kehilangan falsafah batik karena banyak pengusaha yang hanya sekedar mengejar omzet. Dia mencontohkan motif  lock chan  yang dahulu dipergunakan untuk kegiatan berkabung ( toa hwa ).  Lock chan  yang dalam bahasa Cina berarti kain biru, saat ini justru ”dirusak” sedemikian rupa hingga menjadi berbagai macam warna. ”Masa orang berkabung memakai lock chan  warna merah misalnya. Karena itu saya sangat ingin membuka pasar di Eropa. Karena orang Eropa cenderung lebih mengerti tentang adat dan falsafah,” tegasnya. (Mulyanto Ari Wibowo)

habis
Rp 200.000250.000
habis
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodebtl07
Nama BarangBatik Tulis Lasem BTL07
Harga Rp 200.000 250.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBatik Tulis Lasem Siang Malam Tiga Warna
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
habis
Rp 600.000750.000
habis
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBTL48
Nama BarangBatik Tulis Lasem Primis BTL48
Harga Rp 600.000 750.000
Lihat Detail »
habis
Rp 847.5001.130.000
habis
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBTLP 007
Nama BarangBatik Tulis Lasem Merah BTLP 007
Harga Rp 847.500 1.130.000
Lihat Detail »
habis
Rp 720.000900.000
habis
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBatik Tulis Lasem Primis BTL30
Harga Rp 720.000 900.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBTL68
Nama BarangBatik Tulis Lasem Bledak BTL68
Harga Rp 320.000
Lihat Detail »
Rp 150.000200.000
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBatik Lasem BPS61
Nama BarangBatik Lasem BPS61
Harga Rp 150.000 200.000
Lihat Detail »
Rp 150.000200.000
Order Sekarang » SMS : 0813 8365 0665
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBatik Lasem BPS58
Nama BarangBatik Lasem BPS58
Harga Rp 150.000 200.000
Lihat Detail »
Keranjang>>